MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK HIDUP DENGAN BERAGAM KEBUDAYAAN
Manusia adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan sejuta akalnya dalam berfikir dan segudang ilmunya dalam berkarya. Dalam lingkupannya manusia bisa berfikir secara logis maupun tidak logis. Maka dari itu, secara harfiah kita sebagai manusia mempunyai akal yang tidak bisa dihitung sampai mana habisnya. Kehidupan manusia secara kompleks mempunyai hubungan yang sangatlah luas. Hubungan tersebut diantaranya adalah hubungan manusia dengan manusia (timbal balik antar sesama), manusia dengan alamnya (perkembangan dengan lingkungan), manusia dengan makhluk hidup di dalamnya (perkembangan dengan makhluk lainnya), dan manusia dengan Sang Pencipta (timbal balik kepada Sang Maha Kuasa).
Dari hubungan tersebut kita harus bisa berjalan sejalan dengan kehidupan di muka bumi ini.
Manusia merupakan makhluk sosial yang harus bisa berinteraksi antar sesamanya, dari interaksi tersebut manusia bisa mendapatkan pembelajaran di ruang lingkup kehidupan sekelilingnya. Pembelajaran tersebut membuat manusia bisa mengembangkan pemikirannya dan memajukan kinerja otak sehingga ia mempunyai banyak hal baru yang bisa menumbuhkan keinginan untuk lebih banyak mengetahui hal lainnya. Dari situlah terbentuk adanya norma-norma yang berlaku dan harus di laksanakan dengan keseimbangan dalam suatu kehidupan.
Manusia hidup untuk menjalankan semua kehidupan ini guna mencari tujuan. Dalam segala ospek manusia juga membutuhkan ilmu pengetahuan dari setiap pengetahuan yang ada manusia bisa mengasahnya lebih baik lagi dengan mencari ilmu tersebut. Maka dari itu, manusia perlu mendapatkan pendidikan agar terciptanya sebuah kebudayaan yang berselaraskan dengan kehidupan. Dari budaya itulah manusia mendapatkan hasil untuk menciptakan suatu bangsa dan negara yang berpadu dengan kehidupan sehari-harinya. Dalam artian kebudayaan itu adalah sebuah potensi hasil dari interaksi manusia yang merupakan wujud dari karya manusia itu sendiri.
Pengertian manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Manusia di ciptakan untuk melindungi bumi ini dari segalanya. Manusia juga diibaratkan dengan hasil pertumbuhan yang menumbuh-kembangkan kehidupan di muka bumi ini. Manusia juga di ciptakan berakal budi untuk bisa menjalankan kehidupannya dengan baik. Sering kali manusia tidak mensyukuri hal-hal yang ada di muka bumi ini, bumi menjadi rusak karenanya, maka dari itu sekarang ini kita harus mensyukuri keajaiban Tuhan yang sempurna karena setiap perbuatan yang ada akan menimbulkan apa yang ada.
Pengertian Hakikat Manusia
Hakikat manusia sering kali di dengar oleh kalangan masyarakat dan selalu ada di setiap pembelajaran. Dalam pengertiannya hakikat manusia adalah hasil dari budaya manusia yang memikirkan cara penyelesaian yang dihadapkan pada masalah kehidupan. Manusia juga melakukan berbagi cara untuk mendapatkan segala kebutuhannya. Oleh sebab itu manusia tidak ada habisnya untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Di sisi lain manusia juga mampu mengontrol dirinya dalam segala kepribadian. Individu ini juga mampu mensosialisasikan diri terhadap sesamanya, membantu, dan bertanggung jawab juga bisa di perbuatnya. Maka dari itu, manusia juga diharapkan bukan untuk serakah atau membangkang di muka bumi ini melainkan menciptakan bumi ini lebih baik lagi.
Kepribadian Bangsa Timur
Manusia hidup di tempat yang berbeda-beda dengan kepribadian dan ciri khas yang berbeda. Mulai dari kulit pun bisa di bilang berbeda dan tingkah lagu pun berbeda. Tetapi di dalam perbedaan itu kita disadarkan bahwa perbedaan bukan berarti segalanya.
Seperti halnya dengan bangsa timur, kepribadian mereka adalah hal yang unik. Mengapa? Karena suatu sikap yang dimiliki mereka bisa menumbuhkan penyesuaian diri dengan lingkungannya. Bangsa ini juga di juluki dengan kepribadian yang sangatlah ramah dan baik. Orang-orang dari wilayah lain juga menyukai kepribadian yang bertanggung jawab dan tidak mementingkan diri sendiri.
Bangsa ini juga di kenal dengan sebagian besat dengan warna rambut yang hitam dan tebal, warna kulit agak sawo matang dan ada pun yang berkulit putih dan mata sipit. Mereka tinggal di wilayah asia timur yang identik juga dengan toleransi yang tinggi. Dalam keberadaan mereka bisa di bilang adat istiadatnya sangatlah identik.
Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan juga diartikan dengan segala hal yang mencakup dari pemikirian manusia. Dalam akalnya terciptalah kebudayaan. Maka dari itu, pengertian kebudayaan adalah segala sesuatu yang mencakup kesenian, pengetahuan, keyakinan dan kebiasaan yang tercipta dari dalam diri manusia. Semua itu akan tercipta secara luas dengan belajar dan memperluaskannya. Dari situ manusia bisa mengetahui dan menjaga sekelilingnya dengan kebudayaan tersebut serta hasilnya bisa di pergunakan untuk kehidupannya. Kebudayaan ini juga bisa di terapkan kepada sesamanya dan menumbuh kembangkan potensi kebudayaan itu sendiri. Dengan menjaga, memperluaskan kebudayaan dengan memperkenalkannya ke pada masyarakat luas serta memberi kekuatan pada kebudayaan itu sendiri.
Unsur-unsur Kebudayaan
Unsur-unsur ini melibatkan ke dalam bentuk kehidupan manusia meliputi beberapa unsur, yaitu :
1. Unsur Kebahasaan
Bahasa merupakan kebutuhan manusia untuk bisa berinteraksi atau berhubungan dengan sesamanya. Dalam bahasa juga bisa menambah kemampuan manusia dalam membangun tradisi budaya, memperluas ciptaan pemahaman tentang keadaan sosial secara simbolik, dan mewariskannya kepada generasi penerusnya. Dengan demikian, bahasa adalah yang paling terpenting dalam kebudayaan manusia. Ciri-ciri menonjol dari bahasa suku bangsa dapat dibandingkan dalam klasifikasi bahasa-bahasa sedunia. Penyebaran suatu bahasa tidak mudah karena daerah perbatasan tempat tinggal manusia merupakan tempat yang sangat terbatas dalam berinteraksi sehingga proses saling memengaruhi perkembangan bahasa sering terjadi.
2. Unsur Pengetahuan
Unsur ini sangat luas batasannya karena mencakup pengetahuan dan akal manusia tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupan. Contoh di kalangan masyarakat pedesaan yang hidup dari bertani akan memiliki sistem pertanian tradisional yang sejak dahulu telah digunakan oleh nenek moyang untuk menjalankan aktivitas pertaniannya. Melalui sistem ini para petani akan mengetahui kapan saat mulai mengolah tanah, saat menanam, dan saat memanen hasil pertaniannya karena semua aktivitas pertaniannya berdasarkan peristiwa alam itu sendiri. Sedangkan dibandingkan dengan masyarakat daerah pesisir pantai yang bekerja sebagai nelayan menggantungkan hidupnya dari laut sehingga mereka harus mengetahui kondisi laut untuk menentukan saat yang baik untuk menangkap ikan di laut. Pengetahuan tentang kondisi laut tersebut diperoleh melalui tanda-tanda bintang di langit. Selain itu, manusia tidak dapat membuat alat-alat apabila tidak mengetahui dengan teliti ciri dalam bahan mentah yang mereka pakai untuk membuat alat-alat tersebut. Tiap kebudayaan selalu mempunyai suatu himpunan pengetahuan tentang alam, tumbuh-tumbuhan, binatang, benda, dan manusia yang ada di sekitarnya. Intinya pengetahuan dan akal dalam manusia itu sangat penting bagi kehidupan karena manusia harus bisa mengembangkan dirinya lewat pengetahuan itu sendiri.
3. Unsur Organisasi Dalam Kekerabatan
Unsur ini untuk memahami bagaimana manusia membentuk masyarakat melalui berbagai kelompok sosial. Manusia dalam kehidupannya mempunya adat istiadat dan aturan-aturan mengenai berbagai macam kesatuan di dalam lingkungan di mana dia hidup dan bergaul dari hari ke hari. Kesatuan sosial yang paling dekat adalah kerabatnya, yaitu keluarga inti. Selanjutnya, manusia akan digolongkan ke dalam tingkatan wilayah agar membentuk organisasi sosial dalam kehidupannya. Kekerabatan bisa diibaratkan tentang perkawinan dalam suatu masyarakat karena perkawinan merupakan inti atau dasar pembentukan suatu komunitas dalam organisasi sosial.
4. Unsur Peralatan Hidup Dalam Bidang Teknologi
Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya sehingga mereka akan selalu membuat peralatan atau benda-benda yang berguna. Apalagi manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa adanya sesama manusia dan hidup tanpa peralatan juga tidak bisa selamanya. Manusia bisa memahami kebudayaan berdasarkan unsur teknologi yang dipakai suatu masyarakat berupa benda-benda yang dijadikan sebagai peralatan hidup dengan bentuk dan teknologi yang masih sederhana. Dengan begitu, bahasan tentang unsur kebudayaan yang termasuk dalam peralatan hidup dalam teknologi merupakan bahasan kebudayaan fisik. Dalam suatu perkembangannya manusia juga menambah potensi untuk menciptakan suatu benda yang berkualitas untuk masa depan agar kelak anak cucu nanti bisa merasakannya.
5. Unsur Ekonomi Dalam Mata Pencaharian Kehidupan Manusia
Pada saat ini hanya sedikit sistem mata pencaharian perekonomi suatu masyarakat. Artinya, pengelolaan sumber daya alam secara langsung untuk memenuhi kebutuhan hidup masih relatif dan belum terpengaruh oleh arus kehidupan manusia. Setelah perkembangannya pola hidup manusia tercipta dengan mengandalkan mata pencaharian di sekelilingnya mulai dari pertanian, industri maupun yang lainnya. Dalam kehidupannya manusia sudah di beri akal dan mengembangkan dengan segala pengetahuannya. Maka dari itu, manusia mengandalkan pendidikannya dan keterampilannya untuk mendapatkan pekerjaan guna memperbaiki kualitas hidup dalam perekonomian.
6. Unsur Religi
Permasalahan fungsi religi dalam masyarakat adalah adanya pertanyaan mengapa manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan gaib atau supranatural yang dianggap lebih tinggi daripada manusia dan mengapa manusia itu melakukan berbagai cara untuk berkomunikasi dan mencari hubungan-hubungan dengan kekuatan-kekuatan supranatural tersebut. Dalam usaha untuk memecahkan apa yang menjadi penyebab lahirnya asal-mula religi tersebut, adalah di saat ilmuwan sosial berfikir bahwa religi suku-suku bangsa adalah sisa dari bentuk-bentuk religi kuno yang dianut oleh seluruh umat manusia pada zaman dahulu ketika kebudayaan mereka masih kurang di kembangkan.
7. Unsur Kesenian
Manusia di ciptakan juga untuk menghasilkan budaya. Berdasarkan jenisnya, yaitu seni rupa terdiri atas seni patung, seni relief, seni ukir, seni lukis, dan seni rias. Seni musik terdiri atas seni vokal dan instrumental, sedangkan seni sastra terdiriatas prosa dan puisi. Selain itu, terdapat seni gerak dan seni tari, yakni seni yang dapat ditangkap melalui indera pendengaran maupunpenglihatan. Jenis seni tradisional adalah wayang, ketoprak, tari, ludruk, dan lenong. Sedangkan seni modern adalah film, lagu, dan koreografi. Maka dari kesenian tersebut kita di dorongkan untuk mengembangkan dan mempotensikan cara bagaimana agar kesenian tersebut tercipta lebih baik, dikembangkan lebih baik, dan tidak menghilangkannya.
Wujud kebudayaan
Manusia mempunyai pemikiran-pemikiran yang sangat tidak terbatas. Dengan pemikirannya tersebut manusia bisa mewujudkan kebudayaan yang tercipta dari ide-idenya. Dalam permasalahan pokok, gagasan, norma dan aturan adalah wujud dari kebudayaan asal manusia itu sendiri.
Kadang kala segala sesuatu nya bisa menciptakan lebih dari itu dan dari segalanya manusia bisa mengembangkan ide-ide yang ada dengan baik karena manusia di cipatakan untuk berakal budi. Dengan begitu wujud kebudayaan adalah perihal dalam perlakuan akan manusia dengan tingkah lakunya.
Orientasi Nilai Budaya
Kebudayaan adalah karya manusia yang mempunyai nilai. Dalam nilai tersebut kita di sadarkan bahwa pemikiran yang menciptakan kebudayaan memperoleh kekuatan untuk lebih bisa menjaganya. Dari semuanya manusia mempunyai lingkupan yang berpokok pada Orientasi Nilai Budaya, yaitu :
- Hakikat kehidupan manusia
Manusia di hadapkan pada kehidupan ini mulai dari awal. Secara hakikatnya kehidupan mempunya perbedaan mulai dari menentukan hal baik hingga ke hal buruk. Dalam segala hal manusia bisa memutar balikan pola kehidupan dengan mengobarkan rasa emosional atau mendinginkan situasi dalam keadaan manusia sesamanya.
- Hakikat waktu manusia
Manusia hidup juga untuk mengatur waktu. Dalam pemikirannya manusia juga memiliki pandangan bahwa mementingkan kehidupan masa depan lebih baik dengan memikirkan kehidupan yang lalu. Tetapi ada juga sebaliknya, maka dari situlah manusia bisa mengatur waktu agar lebih baik lagi untuk kepedannya. Manusia juga mempunyai kualitas untuk mengatur waktu lebih baik agar semua pemikirannya akan tercipta sedemikian rupa.
- Hakikat alam manusia
Manusia adalah akal dari segalanya termasuk kebudayaan. Kebudayaan menganggap manusia juga bisa mempotensikan diri lewat alam atau lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, kita harus menyelaraskan kehidupan lewat potensi yang harus kita kembangkan agar kelak generasi selanjutnya bisa merasakan alam yang tercipta dari Sang Pencipta.
Perubahan kebudayaan
Manusia sering kali tidak puas akan hal dalam kehidupan ini. Dalam pemikirannya terbentuk kebudayaan membentuk keselarasan dalam hidup orang banyak. Ada kalanya sewaktu-waktu kebudayaan berubah karena ketidak sesuaian dalam unsur kebudaayaan. Dalam konteksnya perubahan kebudayaan ini bisa di bilang perubahan yang mencerminkan manusia akan kehidupan di masa mendatang jadi ada perubahan dari setiap generasi ke generasi itu sendiri.
Perubahan kebudayaan ini juga bersifat alami karena perubahan dari manusia itu sendiri. Biasanya struktur sosialnya berubah karena faktor komunikasi, cara pola pikir manusia, penemuan baru dan lain sebagainya. Manusia pada umumnya menyukai hal-hal baru dengan memperbaharui tetapi sering kali tidak berfikir untuk dampak dari hal tersebut. Maka, sekiranya kita mengubah menset kita ke depan dengan baik agar perubahan itu menciptakan kebaikan yang memungkan kita mencapai tujuan di masa depan.
Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan itu tidak bisa di pisahkan karena ada kaitan satu dengan yang lain. Kebudayaan itu sendiri tercipta oleh adanya akal dalam pemikiran manusia. Budaya juga terwujud akan aktifitas dan lingkungan sekitar manusia, biasanya tingkah laku manusia sendiri itu adalah kebudayaan. Maka, kebudayaan akan terus hidup bersama dengan manusia sebagai pembentuknya.
Oleh sebab itu, manusia dalam pembentukannya oleh Sang Ilahi adalah untuk menghidupkan bumi ini dengan segala bentuk pemikiran yang ada.










Komentar
Posting Komentar